Salah Satu Episode dalam Hidupku, Mobilku Ditarik Lising

Bagikan Tulisan ini
Email this to someone
email
Share on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Print this page
Print

AISZAKI.com – Bulan Juni 2011 mobil Xenia ku ditarik lising. Kabar perihal mobil akan ditarik ini saya dapat kabar dari istriku melalui telepon ketika saya masih mengajar di Karawang.

Seketika hatiku tidak menentu, kacau dan sedih. Mobil mau ditarik, siapa yang tidak sedih. Saya memang sudah lebih dari dua bulan tidak membayar angsuran. Kami sudah berupaya dengan sekuat tenaga agar bisa membayar angsuran dengan tepat waktu. Tapi qadarullah uang kami tidak mencukupi untuk membayar angsuran mobil.

Silakan baca: Membersamai Siswa SWI Mukhayam Al-Qur’an di Puncak

Mobil ini memang sejak awal kami sewakan, baik dengan sopir maupun lepas kunci. Dari hasil menyewakan mobil itulah saya bisa membayar angsuran mobil, karena tidak ada sumber lain. Gaji saya sebagai dosen hanya cukup untuk makan sehari-hari.

Kejadian mobil ditari lising ini pas saat mobil ini berumur satu tahun dan saya tidak bisa lagi mempertahankannya.

Sang eksekutor sudah menunggu sejak siang. Akan tetapi karena saya tidak berada di rumah mereka menunggu sampai saya pulang. Kebetulan mobil itu juga sedang disewa oleh pak Toha untuk suatu urusan keluarga di Bandung.

Barulah sekitar pukul 20 malam, mobil pulang dan sang eksekutor langsung mengamankan mobil. Malam itu juga diadakan pengecekan mobil dan serah terima kendaraan dari saya kepada petugas penarik mobil.

Malam yang gelap, segelap suasana hatiku yang berusaha mencoba ikhlas menerima kenyataan, mobilnya ditarik lising.

Baca juga: Ngeriung Bareng Setelah Pembagian Raport Semester 1